Originally Puput~

Jumat, 03 Agustus 2012

Hilang-kehilangan WAKTU

Senja tlah mengelabui malamku. kupikir masih senja! ternyata mentari terlanjur menutup dirinya, dan menyuruh bulan tuk hiasi awan kelam sampai bintang ikut siratkan binar kemilaunya.
aku terkejut. seolah aku telah kehilangan sesuatu yang seharusnya kudapatkan disenja tadi! meskipun memang jarak senja menuju malam tak jauh, tapi tetap saja! aku tetap kehilangan senja...

Begitulah kehilangan... dari senja menuju malam itu butuhkan jarak.
Waktu! saat itulah waktu seperti tlah menipu diriku. walau sebenarnya waktu masih berikan kesempatan. tapi  tetap saja aku terlanjur tertipu waktu! kupikir ia akan datang saat aku telah menyiapkan semuanya, saat aku tlah dapatkan keindahan yang terlampau hilang, saat ku tlah puas dengan semua hal itu, saat ku tlah kembali lagi.
Namun Apa? Apa yang ku dapat??? waktu datang disaat aku belum menyiapkan apapun, ia datang saat aku belum dapatkan hal yang hilang. ia datang saat ku belum puas dengan hal kemarin dan disaat aku belum kembali pada penyadaran diri, dimana hausnya aku segera kembali pada titik mimpi yang masih harus ku lanjutkan.

Saat itulah.. saat dimana aku kembali tertipu indahnya waktu hingga akupun kembali KEHILANGAN WAKTU! sangat MENYAKITKAN!

Berhati-hatilah pada waktu!

 Sedetik saja kau abaikan ia maka mungkin seribu tahun dan dalam setiap menitnya kau kan teramat sangat MENYESAL!

Terurung kembali...

ketika suatu kala hati ini tak temukanmu kembali. Jiwaku terasa berbeda!
Nurani seakan menyuruhku tuk berlari memanggil hatimu!
Entah kemana perginya,
Rintangan yang menggantung buat goyang peganganku!
Seolah aku lelah berlari pada hatimu, namun kembali!
Nurani tetap menyuruhku dan mengayunkan asa hati
walau kini jiwamu masih tak urung tunjukkan ingin...
ku coba tuk tegarkan rapuhnya penanti
masih ku ingin tuk kembalikan ia pada dinding harap sempurna
ku coba tuk tak buat ruang menjadi jarak
masih ku ingin kau berada pada sudut hati tersirat
untukku! Hatiku... dan jiwa.
seolah hatiku masih tetep bertanya pada angin malam
Dimanakah air hati yang dapat padamkan rindu jiwa ini?
tapi nampaknya angin tlah berlalu sejak senja...
Terurung kembali.....