Originally Puput~

Rabu, 13 November 2013

Iya kah?

Selalu ada keadaan yang membuat aku tetiba terenyuh.
Bukan, bukan ini yang aku inginkan.
Aku tak mau lagi terjebak asa ataupun logika yang hanya mampu membuat luka dulu singgah lagi!
Jikalah mengerti, tak banyak yang dapat ku jabarkan, jika kau mengulas sunggingan senyum itu kembali.
Tak bisa ku maknai dengan jujur arti sebenarnya delikkan tajammu itu.
Sudah! Seharusnya tak ada lagi yang harus aku ingat apalagi itu semua hanya membuat aku memanjakan kembali rasaku yang hampir meluruh ini.
Semua sudut. Setiap sudut. Mengapa selalu dan masih menggambarkan bayangmu?
menyajikan kiasan kisah dulu?
Apa ini hanya suguhan membenam?
Stelah aku menerimanya, aku dibawa lelap hingga tenggelam lagi? iya kah?!

Ketikan-



Jika dalam sebagian kisahku, kau masih tak luput jua, Mampukan aku untuk tetap bisa menjaganya yaRabb. Menjaga agar semuanya tak akan terjadi seperti kala dulu yang hampir buat aku merempuh sendiri.

Terpejamnya mata ini, ingin ungkap suatu pinta;

YaAllah, aku merindukannya, sangat.
Masih ada sebercik harapan,bahkan banyak agar ia kembali.
Tapi aku tahu yaRabb semua itu tak boleh lagi aku biarkan terjadi.
Aku harus mampu berdiri meski hanya dengan aku. Tanpa dia.
Kini, biarlah aku kenang dia disepertiga malamku, denganMu saja ya Rabb.
Mampukan  aku untuk bersimpuh dibagian terindah malam-Mu itu.
Izinkan…. Aku urai semua letih sendu sebab semuanya

Selainnya, aku pun rindu tertunduk sambil terisak disudut malam.