Originally Puput~

Sabtu, 22 Desember 2012

Jujur Ku Uraikan Kepadamu

Jauh sebelum aku tahu kepahitan ini..
Bermulai ketika aku telah terlampau nyaman bersamamu, telah rasakan hangatnya kata dekat denganmu..
Aku.. aku tlah menganggapmu itu... Sahabat! Jikapun memang sempat lebih-

Aku percaya, kau tlah banyak tahu tentang diriku. Tentangku yang tak semua orang tahu, bahkan orang yang tlah lebih dulu mengenal dan dekat dengan ku pun tak tahu.

Itulah sebabnya mengapa aku begitu nyaman denganmu, begitu tak mau kau pergi seperti saat ini!

Jujur aku uraikan kepadamu..
kepergiaanmu sempat membuatku hilang asa
Kau pergi begitu saja, tanpa melihatku kembali
tanpa tahu betapa ingin aku dapatkan penjelasan dan makna dari semua ini

Kau yang dulu menapaki setiapharinya dengan ku, kini berjalan jauh dan acuh melangkahi ruang ku
Kau mengapa?
Adakah aku tlah buat api padamu?
Mungkin!
Namun mengapa tak sedikitpun kau mau membalas uraian ini dengan jujur?

kau bawa kemana semua yang  terjadi dihari kemarin? Terbuangkah?

Jujur Ku uraikan kepadamu...
Aku sakit dan rapuh. Jelas tak menyangka ketika kau uraikan satu kepastian mutlak yang ku dapat setelah berteguiran denmgan banyak waktu. Bahwa kau pergi! Pergi sejauh yang tak ku kira. Hatimu yang pergi memang. Ragamu masih bisa ada dihadapku, namun apa artinya bila tak dengan senyum hatimu? Tak ada.


Kuharap kau sadar dan tahu. Kembali
05-11-12

1 komentar:

  1. untaian kata yg luar biasa. ..
    "lebih baik disakiti dgn kejujuran dr pada dibhgiakan dgn kebohongan". ..

    BalasHapus